Grade SAKIP Harus Lebih Baik

0
106

Kinerja perangkat daerah di jajaran Pemerintah Kabupaten Pacitan diharapkan terus meningkat dan lebih baik. Sehingga nilainya meningkat dan sejajar dengan daerah lain yang telah menyandang grade A dan BB. “Kalau bisa dapat menyamai daerah yang berada di peringkat atas,” kata Bupati Indartato saat membuka Bimbingan Teknis Sistem Akuntabilitas Instansi di lingkup Pemerintah Kabupaten Pacitan, Selasa (23/5/2017).

Saat ini Kabupaten Pacitan masuk 10 besar peringkat SAKIP di Jawa Timur. Namun demikian, menurut Bupati, hal tersebut bukan capaian terbaik. Sebab kinerja melayani masyarakat tidak boleh berhenti pada satu titik. Tetapi sebisa mungkin berbanding lurus dengan dinamisasi di masyarakat. “Karena itu kita harus lebih bertanggung jawab dan lebih baik,” pesannya kepada para peserta.

Kepala Bagian Pengembangan Kinerja Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Jatim Dwi Suyantono mengungkapkan, di lingkup pemprov, tiap-tiap perangkat daerah kini bersaing memperbaiki kinerja. Sebab, jika hasilnya buruk, mereka bakal bersiap menerima sanksi dari Gubernur. Sanksi dapat berupa teguran, pencobotan jabatan, sampai pemotongan anggaran. “Sanksi berupa teguran dilayangkan untuk perangkat daerah yang kinerjanya kurang. Bahkan sampai pemotongan anggaran,” jelas dia.

Dwi juga mewanti-wanti agar perangkat daerah jeli melihat misi Bupati. Sehingga dalam kegiatan akan selaras. Ia lantas mencontohkan Kabupaten Banyuwangi, sebagai daerah penyandang grade A. Dimana prioritas Bupati Abdullah Azwar Anas adalah program pariwisata. “Tugas tim anggaran adalah melihat kebutuhan bupati. Jangan sampai perangkat daerah tidak mengetahui RPJMD. . Jika ingin A atau BB, anggaran untk sasaran program harus lebih besar dibanding untk internal. Dan anggaran untuk kegiatan yang tidak perlu, dikurangi,” tegasnya. (arif/tarmuji/humaspacitan)