Saat Bupati Pacitan Merasa Malu kepada GP Ansor

0
122

Pacitan- Dihadapan kader GP Ansor Pacitan, Bupati H Indartato mengaku malu karena sebagai pemerintah dan mempunyai kedekatan dengan GP Ansor tetapi belum bisa memberikan kontribusi apa-apa untuk organisasi pemuda NU.

Hal ini diungkapkan Bupati saat menghadiri konferensi cabang (Konfercab) ke-X GP Ansor Pacitan, Kamis sore (19/10) di Gedung Karya Dharma, komplek Pendopo Kabupaten.

“Saya sangat mengapresiasi gerakan PC GP Ansor yang selama ini bergerak tanpa bantuan Pemerintah. Tapi merasa malu sebagai pemerintah daerah yang selama ini dekat dengan pemuda namun dalam hal bantuan pemerintah belum bisa mencukupinya,” katanya.

Bupati yang akrab disapa Pak In itu lalu memberikan apresiasi karena kemandirian yang dimiliki para kader sehingga organisasi ini masih dapat berjalan  dengan baik.

Pimpinan Cabang GP Ansor Pacitan menggelar Konfercab ke-X dalam rangka regenerasi pengurus, salah satunya untuk memilih ketua baru.

Ketua GP Ansor M Khoirul Anam mengatakan, melalui konfercab ini diharapkan kedepan muncul generasi kader GP Ansor yang lebih baik dalam mengelola organisasi dibanding kepengurusan sebelumnya.

” Selama ini PC GP Ansor sudah melaksanakan pengkaderan yang maksimal, namun belum maksimal dalam bidang pemberdayaan kader Ansor,” katanya di arena Konfercab.

Pembukaan Konfercab dihadiri oleh Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur beserta rombongan, Rais Syuriyah PCNU KH Abdullah Sadjad, Ketua Tanfidziyah KH Mahmud, Banom NU seperti Muslimat, Fatayat, PMII, IPNU dan IPPNU. Tampak pula Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Konfercab diikuti oleh seluruh PAC se-Pacitan. Mereka akan memberikan hak suaranya untuk memilih ketua baru.

  • Hingga berita ini ditulis, Konfercab masih berlangsung dengan beberapa agenda sidang. Melihat dinamika persidangan yang cukup alot, acara diperkirakan berlangsung sampai tengah malam nanti bahkan diperkirakan sampai besok pagi. (Naryo/Zaenal Faizin)pachenews.com