Masyarakat Jangan Ragu Terima Petugas Coklit

0
21

Bupati Pacitan Indartato Jumat (10/07) siang menerima petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020. Kehadiran petugas di rumah dinas bupati tersebut tak lain untuk melakukan Pencocokan dan penelitian (Coklit) kepada keluarga orang nomor satu di Pacitan itu.

Didampingi sang istri Luki Tri Baskorowati, bupati Indartato mengikuti seluruh proses coklit oleh petugas yang datang dengan menggunakan alat pelindung diri (APD). Setelah mengutarakan maksud dan tujuan petugas coklit meminta KTP dan KK bupati dan isteri. Data kependudukan tersebut selanjutnya dicocokan dengan daftar pemilih sementara (DPS).

“Data sudah kami cocokan dan sudah sesuai bapak”, kata petugas PPDP.

Pendataan kepada keluarga bupati merupakan bagian dari gerakan serentak coklit nasional yang akan berlangsung , Sabtu (11/07) ini. Tahap pemutakhiran data pemilih sendiri sudah dimulai sejak hari Rabu (15/07). Bupati berharap masyarakat terbuka dan menerima petugas PPDP yang datang kerumah untuk melakukan pencocokan dan penelitian data.

“Jangan takut karena petugas sudah melengkapi diri dengan APD dan sudah lolos rapid test”, imbau bupati.

Harapan bupati ini cukup beralasan mengingat kondisi saat ini yang masih terjadi pandemi. Bahkan, perekembangan kasus di kabupaten Pacitan belum menunjukkan grafik menurun. KPU sendiri menjamin bahwa pentahapan dan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati 2020 akan berlangsung dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Sesuai dengan peraturan pemerintah pengganti undang undang (Perpu) nomor 2 tahun 2020 Pelaksanaan pemungutan suara pemilu bupati dan wakil bupati akan berlangsung 9 Desember 2020. Bupati Indartato dan keluarga terdaftar sebagai pemilih di TPS 5 lingkungan Slagi Kelurahan Pacitan. Bersama petugas PPDP hadir juga ketua KPU, ketua Bawaslu, PPK serta Kepala Kelurahan dan Ketua RT setempat. (Rizky/Luky/Arif/HumasPacitan)