Dorong Generasi Muda Menjadi Petani Milineal

0
3

Sektor pertanian masih menjadi permasalahan yang komplek di Kabupaten Pacitan. Selain karena semakin berkurangnya lahan pertanian akibat alih fungsi lahan, kondisi sumber daya manusia (SDM) pertanian masih membutuhkan perhatian lebih. Ironinya, sesui data yang ada usia tua mendominasi para petani di Pacitan yakni, mencapai angka 76%.

“Kami berkomitmen Insya Allah dalam hal ini peningkatan pertanian kita mulai sejak dini, regenerasi ini memang perlu kita persiapkan sebaik mungkin”, ungkap Bupati Indrata Nur Bayu Aji saat acara Open day SMKN Kebonagung. Senin (14/06).

SMK Negeri Kebonagung merupakan salah satu lembaga pendidikan formal di Pacitan dengan fokus program studi bidang pertanian yang di dukung OPD terkait. Open day sendiri merupakan inisiasi dari program YESS sebuah sinergi program antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD). YESS dirancang untuk mengembangkan potensi generasi muda dan regenerasi petani di pedesaaan untuk menjadi wirausahawan muda dan tenaga kerja profesional di bidang pertanian.

Bupati sangat berharap kehadiran program Yess ini akan menjawab tentang permasalahan yang ada selama ini. Dia sadar bahwa tidak mudah melibatkan generasi muda untuk terjun di dunia pertanian, apalagi di era digital, era industri 4.0 seperti sekarang ini. Oleh karena itu bupati menekankan, kepada OPD dan Stakeholder terkait agar segera membuat konfigurasi langkah yang harmonis.Sehingga sektor pertanian mulai dari hulu sampai hilir dapat dioptimalkan dengan melibatkan generasi muda.

“Saya sangat berterimakasih kepada Politekhnik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang yang sudah menjalin MoU dengan kami, dan harapan itnya SMKN yang membuka jurusan pertanian tidak hanya di Kebonagung ini tapi juga SMKN di wilayah yang lain”, lanjutnya

Kepada lembaga pendidikan kejuruan di bawah UPT Pendidikan Provinsi Jawa Timur bupati minta supaya tidak henti-hentinya meningkatkan inovasi, sehingga sektor pertanian menjadi pilihan yang menarik dari anak didik jenjang dibawahnya. (HumasPacitan/PemkabPacitan)