Dorong Siswa Miskin Tetap Bersekolah

0
21

Ratusan siswa miskin serta mahasiswa tidak mampu dan berprestasi di Pacitan mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pacitan. Total bantuan yang diberikan mencapai Rp.700 juta lebih dengan rincian, siswa miskin sebanyak 642 siswa sedangkan mahasiswa tidak mampu dan berprestasi sebanyak 58 mahasiswa. “Kita ingin anak anak tidak mampu tetap bisa melanjutkan sekolah dan berprestasi” kata Bupati Indartato saat menyerahkan bantuan dan hadiah lingkup Dinas Pendidikan, Rabu (18/12/19) di pendopo kabupaten.
Penegasan Bupati ini cukup beralasan menilik pengalaman pribadinya yang penuh liku dalam berjuang menempuh pendidikan. Dia berharap, kisah tersebut menjadi pendorong bagi generasi penerus untuk semangat bersekolah. Sehingga kedepan akan muncul generasi unggul dari Pacitan di pentas nasional seperti Susilo Bambang Yudhoyono Presiden RIke 6.

Lebih lanjut Bupati Indartato memberi apresiasi kepada para guru dan seluruh komponen pendidikan atas perjuangannya dalam mencerdaskan anak anak. Bantuan dan hadiah ini merupakan rangsangan agar anak lebih semangat belajar dan berprestasi. Semakin banyak anak yang berprestasi menjadi indikator keberhasilan pendidikan di Kabupaten Pacitan.

Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Pacitan Daryono menyebut, selain bantuan bagi siswa miskin serta mahasiswa tidak mampu, Pemkab Pacitan melalui Dinas Pendidikan juga memberikan hadiah kepada siswa siswi peraih juara berprestasi di masing-masing jenjang. Selain itu juga diserahkan hadiah dan penghargaan kepada 12 kepala desa peduli pendidikan mewakili masing-masing kecamatan, sekolah berprestasi, guru berprestasi serta penyerahan hadiah lomba foto Festival Ronthek Pacitan 2019.

Kepada siswa miskin bantuan yang diberikan bervariasi. Tingkat SD/Mi menerima Rp.450 ribu setiap anak untuk 208 siswa, tingkat SMP/MTS menerima Rp.750 ribu setiap anak untuk 300 anak sedangkan tingkat SMA/SMK/MA menerima Rp.1 juta setiap anak untuk 134 Siswa. Khusus untuk 58 mahasiswa tidak mampu dan berprestasi bantuan total mencapai Rp.300 juta. (rizky/arif/humas pacitan)