Kompetisi Wirausaha 2019 Wadah Pengusaha Yang Ingin Maju

0
41

Pengusaha Pacitan mesti berkembang, supaya segala potensi yang dimiliki tidak terbuang sia-sia. Mereka harus dimaksimalkan untuk kepentingan peningkatan ekonomi masyarakatnya.

Satu wadah yang digelar pada peringatan HUT RI ke-74 Tahun adalah Kompetisi Wirausaha 2019, sebuah sarana merangsang dan mengembangkan minat usaha para kawula muda Pacitan di bawah usia 45 tahun.

Eny Sulistyowati Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) Pacitan menegaskan, dewasa ini untuk bisa merintis satu bisnis seseorang tidak bisa secara individu, diperlukan sebuah jaringan atau pendamping yang mengawal mereka, mulai ide, produksi, marketing hingga tata keuangannya. “Ini merupakan satu langkah yang bagus yang perlu kita garap bersama,” kata Eny disela Kompetisi yang digelar di Lantai 2 Gedung PLUT Pacitan 12/08/19.

Banyak hal yang diperoleh peserta, usaha yang dirintis akan dikawal secara berkelanjutan sehingga produk yang dilahirkan banar-benar diterima konsumen yang berujung pada pasar yang lebih menjanjikan. Meskipun disayangkan, animo masyarakat Pacitan masih dinilai kurang oleh Eny ditahun ke-2 penyelenggaraan.

Tapi menurut peserta , Kompetisi Wirausaha 2019 adalah kesempatan emas yang harus diikuti sebagai langkah awal atau lanjutan peningkatan usaha yang dirintis, termasuk Nurvita Rustiana yang telah merintis Gula Semut Kalak sejak 2017 silam.

“Kami sangat berharap Gula Semut kami bisa semakin dikenal masyarakat,” harap Dia mengingat keberadaan pohon kelapa di Pacitan yang sangat banyak, namun dinilai belum dapat mengangkat ekonomi masyarakat, karena pengolahannya masih dilakukan secara tradisional.

Muhlisin, Ketua Asosiasi UMKM Jawa Timur Pengurus Pacitan merasa perlu mengikuti acara ini dengan bisnis tusuk sate yang ia garap. ia berprinsip pengusaha tidak boleh berdiam diri, harus terus mengikuti perkembangan termasuk wadah yang disediakan KUKM.

“Acara ini harus dilaksanakan setiap tahun, promo juga harus semakin gencar supaya peminatnya semakin banyak. Jadikan acara ini lebih bergengsi,” harap Muhlisin. (budi/anj/wawan/riyanto/wira/DiskominfoPacitan).