Dendam, Tukang bersih masjid sodomi 10 anak

0
93

Pacitannews – Maraknya kasus Pedofilia bukan hanya di kota besar seperti Jakarta, dan Sukabumi serta kota lainnya. Kasus tersebut ternyata sudah merambah ke Banjarmasin.

Tidak tanggung-tanggung, sudah tiga korban yang melaporkan kejadian tersebut. Pelaku berinisial ON alias Wildan (14), warga Jalan Muning Kelurahan Kelayan Selatan Banjarmasin Selatan. ON merupakan tukang bersih di lingkungan mesjid.

Pelaku berhasil ditangkap Minggu (25/5) sekitar pukul 23.00 Wita, setelah mendapat laporan dari orang tua korban.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Afner Juwono menjelaskan, peristiwa ini terungkap karena orang tua korban melaporkan ke Unit PPA.

Pihaknya baru mendapati tiga nama korban berinisial D (7), E (7) dan F (8). Namun, sebut Kasat, berdasarkan pengakuan ON alias Wildan sebenarnya ada sepuluh orang yang menjadi  korban.

”Korban baru tiga yang melapor dan dari sepuluh korban itu. Tiga di antaranya perempuan yang masih di bawah umur, tapi yang melapor tiga itu korbannya laki-laki,” jelas Afner.

Dikatakan Afner, pihaknya sudah memintai keterangn kepada tiga  korban dan menurut hasil visum terbukti ada luka gores di bagian anal.

”Kasus ini terus dikembangkan dan penyelidikan untuk mengungkap siapa tahu korban lebih dari apa yang diakui pelaku, dan korban dari ON rata usianya dari 5 tahun hingga 8 tahun,” ungkap Afner.

Sementara berdasarkan pengakuan ON, ia melakukan itu karena sakit hati. Dirinya pernah menjadi korban seseorang bernama Wahyudi, sejak berusia delapan tahun. ”Tiga kali saya dikerjai Wahyudi,” kata ON.

Diakuinya ada sepuluh korban aksi bejatnya itu. “Semua korban saya kerjai di sekitaran kawasan mesjid. Setelah dikerjai saya ancam jangan bilang ke orang tua maupun orang lain,” ucap ON.

Diungkapkan ON, setelah melakukan hal tersebut dirinya memang mengalami kepuasan. “Puas karena sakit hati yang pernah saya rasakan bisa dirasakan oleh korban yang saya kerjai,” tuturnya.http://www.jpnn.com

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here