Sandwich Penghemat Listrik

0
68

Sekitar 70 persen energy listrik rumah dan kantor ternyata habis untuk menghidupkan mesin air conditioner (AC). Maka, kalau ingin menghemat listrik, kurangi AC sebanyak mungkin. ‘’Gunakan panel penghemat AC,’’ nasihat Pak Iwan Chandra, CEO PT Selaras Teknik Mandiri, pabrik dinding penghemat listrik merek Sarr itu.

Panel penghemat AC? Cem mana pula? Dinding penghemat AC adalah dinding fabrikasi yang sering disebut sandwich panel. Disebut begitu karena di antara dua lapisan dinding itu diisi busa atau polyurethane (PU).

Sandwich panel yang juga dikenal dengan PU (dibaca: pi-yu) panel itu dibuat dengan material khusus yang memiliki kemampuan menyerap suhu dingin. Rumah dan kantor memerlukan mesin AC yang lebih sedikit bila menggunakan PU panel. Dampaknya, konsumsi listrinya lebih hemat.

Di pabrik PU Panel merek Sarr milik Pak Iwan Chandra, diproduksi PU panel untuk dinding dan atap. Masing-masing dengan berbagai model. Sesuai kebutuhannya. Atap untuk peternakan ayam modern (close house system) berbeda dengan atap untuk gudang logistik. Dinding untuk kamar rumah sakit berbeda dengan dinding kamar kerja dan rumah. Dinding lemari pendingin sayuran dan buah berbeda pula dengan dinding freezer atau ruang pembeku.

Di Indonesia ada tiga perusahaan yang memproduksi panel PU. Pabrik milik Iwan Chandra konon yang terbesar kapasitasnya di Indonesia. Lokasinya di Desa Beji, Pasuruan, Jawa Timur.

Aplikasi panel PU ini lebih mudah. Karena panel sudah dilengkapi dengan frame yang berfungsi sebagai penghubung dengan rangka bangunan atau penyambung dengan panel lainya. Ukuran panel juga sangat besar. Membangun dinding menggunakan PU panel pasti lebih cepat dibandingkan membangun dengan tembok. Biaya tukangnya bisa lebih hemat.

Panel PU saat ini lebih popular di kalangan kontraktor kompleks pergudangan dan perkantoran. Untuk kelompok perumahan masih sangat kecil. ‘’Kami sedang memulai dengan membangun rumah contoh di kawasan pergudangan Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat,’’ kata Jarot yang menangani riset dan pengembangan produk PU panel.

Dari ujicoba di rumah contoh, satu mesin AC berdaya 1 PK bisa melayani rumah berukuran kurang lebih 100 meter persegi. ‘’Hanya perlu mengatur sirkulasi udara secara baik,’’ kata Jarot.

Informasi dari Jarot itu terus terang cukup menggoda. Ingin rasanya cepat-cepat ke Daan Mogot untuk melihat rumah contoh itu. Siapa tahu bisa mengaplikasikannya di rumah. Supaya tagihan PLN bisa turun. (jto)