Model Beda, Harga Sama – Melihat Hunian Sementara Korban Gempa Lombok

0
304

Rumah tahan gempa seharga Rp 15 juta itu rupanya menarik perhatian pembaca. Seperti apa rumahnya? Berikut laporan Joko Intarto.
——

Datanglah ke Desa Obel-Obel di Kabupaten Lombok Utara. Di desa ini, telah berdiri beberapa unit rumah tahan gempa berharga Rp 15 juta itu.

Hunian sementara semi permanen itu secara bertahap akan menggantikan tenda-tenda darurat yang saat ini digunakan mayoritas pengungsi. Tenda dinilai kurang sehat untuk anak-anak, terutama setelah musim hujan tiba tak lama lagi.

Pembangunan hunian sementara di Obel Obel itu dilakukan sendiri oleh warga desa secara gotong royong. Sumber dananya dari Yayasan Daarul Qur’an.

Rumah tahan gempa itu memiliki dimensi panjang 6 meter dan lebar 6 meter. Rangkanya kayu. Dinding bawah dan lantai dari pasangan batu bata. Dinding atas dari anyaman bambu. Atapnya berbahan metal ringan.

Proses pembangunan rumah itu relatif cepat. Setiap rumah bisa diselesaikan dalam waktu tiga hari. Jumlah pekerja yang terlibat 4 orang per unit.

Keberhasilan pembangunan rumah di Obel Obel inilah yang medorong Andrianto dari Johari Zein Foundation dan Teten Kustiawan dari Baitul Maal Muammalat untuk mereplikasi di Desa Orong Romput, Wedana, Kabupaten Lombok Utara.

Sebanyak 230 unit rumah akan dibangun dalam program “Kampung Tahfidz” dengan paket bantuan masji, ruang madrasah, sumur artetis, sarana sanitasi dan hunian warga di sekitar pesantren tahfidz di desa tersebut.

Warga Orong Romput menyambut gembira rencana pembangunan rumah yang ditawarkan Johari Zein Foundation dan Baitul Maal Muammalat itu. Antusiasme warga tercermin saat dilakukan sosialisasi pada Selasa lalu.

Konsep rumah tahan gempa itu merupakan desain karya Sunaryo. Mantan wartawan Republika itu memperkenalkan rumah hunian sementara berbiaya murah itu setelah terjadinya gempa Jogja pada tahun 2006. Konsep rumah itu juga digunakan untuk menampung para korban gempa di Mentawai beberapa waktu kemudian.

Rumah hunian sementara yang berkonsep rumah tumbuh itu ternyata juga diminati donatur. Saat ini, jumla komitmen sudah mencapai 1.900 unit. Unit rumah yang akan dibangun tersebar di beberapa lokasi di Kabupaten Lombok Utara.(jto)


Model hunian sementara tahan gempa yang dibangun Daarul Qur’an di Desa Obel Obel.


Model hunian sementara tahan gempa yang akan dibangun Johari Zein Foundation dan Baitul Maal Muammalat di Desa Orong Romput.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here